Dewan Guru SMP Negeri Tajinan

Dewan Guru SMP Negeri Tajinan
Dewan Guru SMP Negeri 1 Tajinan

Kurikulum SMP Negeri 1 Tajinan


BAB  I 
PENDAHULUAN

A.     Rasional
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan di SMP Negeri 1 Tajinan Malang. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP ) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh SMP Negeri 1 Tajinan Malang. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) terdiri atas Visi-misi dan Tujuan pendidikan SMP Negeri 1  Tajinan Malang, Struktur dan Muatan kurikulum, Kalender Pendidikan, Silabus dan RPP.
Prinsip-prinsip pengembangan KTSP berpusat pada :
§   Potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dengan lingkungannya.
§   Beragam dan terpadu
§   Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
§   Relevan dengan kebutuhan kehidupan
§   Menyeluruh dan berkesinambungan
§   Belajar sepanjang hayat
§   Seimbang antara kepentingan nasional dengan daerah, dengan harapan bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, terampil dan berbudi pekerti luhur. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkugan.
Dalam penyusunan KTSP menggunakan panduan KTSP yang disusun pada Standar Isi ( SI ) dan Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk menjamin tujuan pendidikan nasional.
Penyusunan KTSP berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan ( BNSP ) dan ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 tentang sistem Pendidikan Nasional dan PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Penyusunan KTSP sangat diperlukan untuk mengakomodasi semua potensi yang ada di daerah dan nasional untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan dalam bidang akademis maupun nonakademis, memelihara budaya daerah, mengikuti perkembangan iptek yang dilandasi iman dan taqwa.
Undang-undang Republik Indonesia, Nomor 20 tahun 2003 ( UU 20/2003 ) tentang sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah RI no. 19 tahun 2005 (PP.19/2005) tentang Standar Nasional Pendidikan, mengamanatkan setiap satuan pendidikan untuk membuat KTSP sebagai pengembangan kurikulum yang akan dilaksanakan pada Tingkat Satuan Pendidikan yang bersangkutan, Peraturan Mendiknas No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permen Diknas No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ).
Selain itu penyusunan KTSP mengakomodasi penerapan MBS yang sudah mulai dilaksanakan sejak berlakunya otonomi daerah. Sehingga dengan penyusunan KTSP memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan antara potensi di daerah dan potensi nasional.
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dapat mengikuti perkembangan iptek dan menjadi warga negara yang baik dan demokratis, serta bertanggung jawab. Fungsi dan tujuan pendidikan nasional tersebut selalu menjadi arah kebijakan SMP Negeri 1  Tajinan dalam program pengembangan sekolah.
B.     Landasan Hukum
1.         Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat (19) ; Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4) ; Pasal32 ayat (1), (2), (3) ; Pasal 35 ayat (2) ; Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4) ; Pasal 37 ayat (1), (2), (3) ; Pasal 38 ayat (1), (2)
2.         Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15) ; Pasal 5 ayat (1), (2) ; Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8) ; Pasal 8 ayat (1),(2),(3) ; Pasal 10 ayat (1),(2),(3) ; Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4) ; Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4) ; Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5) ; Pasal 17 ayat (1), (2) ; Pasal 18 ayat (1), (2), (3) ; Pasal 20
3.         Standar Isi ( SI )
4.         Standar Kompetensi Lulusan ( SKL )
C.        Visi, Misi dan Tujuan
    Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran pendidikan SMP Negeri 1 Tajinan
1. Visi Sekolah           :
Unggul dalam prestasi akademik dan non akademik yang berlandaskan iman dan taqwa, berwawasan IPTEK yang berpijak pada budaya bangsa dan  berakhlak mulia.
Indikator        :
a.       Unggul dalam Iman dan Taqwa (IMTAQ)
b.      Unggul dalam prestasi akademik dan non akademik
c.       Unggul dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
d.      Unggul dalam akhlaq mulia
e.       Unggul dalam pelestarian budaya bangsa
f.       Unggul dalam ekstrakurikuler
g.      Unggul dalam kedisiplinan
h.      Unggul dalam sumberdaya manusia dan tenaga pendidikan
i.        Unggul dalam sarana prasarana pendidikan
  2. Misi Sekolah :
a.       Meningkatkan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama yang dianut, juga terhadap budaya bangsa sehingga tumbuh iman dan taqwa (IMTAQ) sebagai sumber kearifan  bertindak dalam hidup bermasyarakat yang disertai akhlaq terpuji.
b.      Meningkatkan kualitas dalam proses belajar mengajar  yang inovatif, efektif dan efisien dalam rangka mengembangkan potensi siswa secara optimal baik akademik maupun nonakademik( terutama untuk meningkatkan perolehan rata-rata NUAN dari tahun sebelumnya).
c.       Meningkatkan penguasaan Ilmu dan Teknologi (IPTEK) agar siswa dapat tumbuh dan berkembang guna membekali diri dalam tuntutan kehidupan yang semakin mengglobal dan  modern.
d.      Meningkatkan dan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler
e.       Meningkatkan kecintaan dalam melestarikan  budaya bangsa sebagai indentitas karakter bangsa yang menjunjung tinggi adat ketimuran.
f.       Membudayakan budaya tertib dan disiplin pada seluruh warga sekolah.
g.      Membudayakan perilaku yang berakhlaq mulia yang dilandasi tuntunan agama sebagai landasan bertindak dan berfikir dalam kehidupan bermasyarakat.
h.      Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga sekolah .
i.        Meningkatkan strategi, fasilitas dan media pembelajaran yang inovatif.
3. Tujuan             :
Dengan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam kurun waktu yang telah ditetapkan maka tujuan yang akan dicapai  oleh sekolah adalah:
a.         Meningkatkan iman dan taqwa serta akhlak terpuji seluruh warga   sekolah .
b.         Membiasakan siswa shalat wajib berjamaah.
c.         Meningkatkan kemampuan inovasi, efektifitas, dan efisiensi proses belajar mengajar yang mampu meningkatkan   prestasi akademik; rata-rata  NUN  naik 0,02 setiap tahun.
d.        Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik  sehingga mampu membekali dirinya dalam bermasyarakat yang semakin modern.
e.         Mengembangkan prestasi  siswa melalui berbagai kejuaraan akademik dan non akademik.
f.          Mengembangkan minat, bakat, kepribadian, kemandirian, dan kreatifitas peserta didik melalui kegiatan pengembangan diri.
g.         Meningkatkan pelestarian kekayaan budaya bangsa sebagai identitas pribadi dalam bermasyarakat.
h.         Mempersiapkan peserta didik sebagai bagian dari anggota masyarakat, bangsa, dan negara yang  memiliki budaya tertib dan berdisiplin.
i.           Mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan  yang lebih tinggi.
j.           Menjadikan  siswa memiliki kesadaran terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya.
k.         Mampu memberdayakan fasilitas dan lokasi sekolah secara maksimal.
l.           Mampu mengadakan dan merawat RKB, Perpustakaan, laboratorium IPA, laboratorium komputer,   laboratorium multi media, UKS , fasilitas seni musik , lapangan olahraga dan sarana beribadah yang ada.
m.       Mampu mengadakan , menginventaris dan mengembangkan sarana pendidikan sesuai standar kebutuhan belajar.
n.         Mampu  mencapai standar penggalangan dana dari berbagai sumber untuk pengembangan manajemen sekolah.


D.    Kondisi Nyata Sekolah
Perbandingan kondisi nyata sekolah dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM)  adalah :
No.
Indikator
Tolok Ukur Nasional
SMPN 1 Tajinan
1.
Angka Mengulang
0,2 %
1.1 %
2.
Tingkat Penyelesaian Sekolah
100 %
99 %
3.
Tingkat Kelulusan
100 %
95 %
4.
Penilaian ekternal melalui uji mutu / sampel
90 %
85 %
5.
Rasio guru bidang studi per rombel
90 %
90 %
6.
Ketersediaan guru dan kepala sekolah
100 %
100 %
7.
Guru yang layak mengajar
90 %
100 %
8.
Siswa memiliki buku pelajaran lengkap
90 %
85 %
9.
Tangung jawab guru mengajar dan kegiatan lainnya
90 %
88 %
10.
Ketersediaan tenaga non kependidikan / non guru
70 %
65 %
11.
Prasarana sekolah
90 %
85 %
12.
Kondisi sosial ekonomi wali murid
75 %
75 %
13.
Peran serta masyarakat
80 %
75 %






Sebagai dasar penentuan kondisi nyata tersebut di atas telah dilakukan penghitungan yang hasilnya adalah sebagai berikut :

1. Tamatan ( 4 tahun terakhir )
Tahun Pelajaran
Kelulusan ( % )
Rata- rata NEM
Siswa yang melanjutkan ke SMA/ PT ( % )
Jumlah
Target
Jumlah
Target
Jumlah
Target
2005/2006
63.871
75
6.53
6.04
80
100
2006/2007
97.06
80
6.48
6.06
85
100
2007/2008
94.78
85
6.33
6.08
90
100
2008/2009
85.19
90
6.12
6.10
92
100
2010/2011








1.      Angka mengulang siswa ( 4 tahun terakhir )

Tahun Pelajaran
Kelas VII (orang)
Prakiraan (orang)
Kelas VIII (orang)
Prakiraan (orang)
2004/2005
3
2
4
2
2005/2006
6
4
3
2
2007/2008
2
2
4
2
2008/2009
5
2
0
2
2010/2011




        

 3.    Kondisi siswa ( 4 tahun terakhir )
Tahun
Jml Pendaftar
(Cln.Siswa Baru)
Kelas I
Kelas II
Kelas III
Jml Total Siswa (Kls I + II + III)
Jml Siswa
Jml Rombel
Jml Siswa
Jml Rombel
Jml Siswa
Jml Rombel
2007/2008
150
140
4
172
5
135
4
432
2008/2009
171
162
5
134
4
158
5
454
2009/2010
171
171
5
154
5
130
4
455
2010-2011
179
179
5
157
5
146
5
482


Tahun Pelajaran
Jumlah
Rasio Siswa yang diterima dan pendaftar
2006/2007
486
100%
2007/2008
450
100%
2008/2009
454
100%
2009/2010
455
100%
2010/2011
482
100%



           
4.       Kondisi Guru
Ijazah Tertinggi
Jumlah
GT
GTT
S3/ S2
 1
-
S1
28
2
D3
 -
-
D2/ D1/ SMA
0
-
Jumlah
29
2



5.       Sarana dan Prasarana
Ruang
Jumlah
Luas (m2)
Buku
Jumlah
Teori/ kelas
14
1206
Judul buku
111
Laboratorium
1
138
Jumlah buku
4443
Perpustakaan
1
138

Keterampilan
2
58



6.Kondisi Orang Tua Siswa
Pekerjaan
Jumlah (%)
Penghasilan/ bulan
Jumlah (%)
Tingkat Pendidikan
Jml    ( % )
Pegawai Negeri
2
<Rp.  200.000
5
SD
45
TNI/ POLRI
3
Rp. 201.000-Rp.  400.000
10
SMP
36
Karyawan/ swasta
36
Rp  401.000-Rp   600.000
26
SMA
16
Petani
26
Rp 601.000- Rp1.000.000
36
PT
3
Pedagang swasta
19
>Rp1.000.000
23
-
-
Buruh
14
> Rp 750.000
-
-
-
Lain- lain
-

-
-
-



 7. Anggaran Sekolah ( Sesuai RAPBS)
 
Tahun Pelajaran
Pemerintah
 (Rp)
Orangtua/ masyarakat (Rp)
Jumlah
(Rp)
2004/2005
715.846.350
76.77.800
792.624.160
2005/2006
708.876.360
159.780.000
868.656.360
2006/2007
195,360,000
129,780,000
325,140,000
2007/2008
185,941,100
136,973,000
322,914,100
2008/2009
160,716,000
278,220,000
438,936,000
2009/2010
352,342,000

203,115,000

555,457,000


 



BAB II
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.    Struktur Kurikulum
Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan.
Struktur kurikulum terdiri dari tiga komponen, yakni komponen mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri. Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut :
1.      Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2.      Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3.      Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi :  
-     Bahasa  Indonesia
-          Bahasa Inggris
-          Matematika
-          IPS
-          IPA
-          Teknologi Informasi
4.      Kelompok mata pelajaran estetika
5.      Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan
6.      Kelompok mata pelajaran muatan lokal
Komponen muatan lokal dan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum dan dikembangkan sendiri oleh sekolah .
Struktur kurikulum ini meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII sampai dengan Kelas IX. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut.


a.       Kurikulum ini memuat 10 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri.     Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.
     Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
b.      Substansi mata pelajaran IPA dan IPS merupakan “IPA Terpadu” (Fisika, Kimia Dasar, dan Biologi)  dan “IPS Terpadu”( Sejarah, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi).
c.       Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan  sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan.
d.      Alokasi waktu satu jam  pembelajaran adalah 40 menit.
e.       Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.
     Cakupan Kelompok Mata Pelajaran sebagai berikut :
No.
Kelompok Mata Pelajaran
Cakupan
1.
Agama dan Akhlak Mulia
Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
2.
Kewarganegaraan dan Kepribadian
Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksud untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.
Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tangung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi dan nepotisme.
3.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMTP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknolgi serta membudayakan ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.
4.
Estetika
Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi baik dalam kehidupan invidual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.
5.
Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.
Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbatasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.




Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Tajinan Malang.    
Struktur Kurikulum SMPN 1  Tajinan disajikan pada tabel berikut

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII
VIII
IX
A.        Mata Pelajaran



1.   Pendidikan Agama
2
2
2
2.   Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
3.   Bahasa Indonesia
4+1*
4+1*
4+1*
4.   Bahasa Inggris
4+1*
4+1*
4+1*
5.   Matematika
4+1*
4+1*
4+1*
6.   Ilmu Pengetahuan Alam
4+2*
4+2*
4+2*
7.   Ilmu Pengetahuan Sosial
4
4
4
8.   Seni Budaya
2
2
2
9.   Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
2
2
2
10. Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
2
2
2
B.   Muatan Lokal
    1.     Bahasa Daerah (Jawa)
    2.     Pendidikan Teknologi  Dasar

2
2

2
2

2
2
C. Pengembangan Diri
2*)
2*)
      2*)
Jumlah
41
41
41
2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
..* ditambah alokasi waktunya untuk sukses UAN
Keterangan :
a.      Mata Pelajaran
Mata pelajaran yang terdiri atas 10 mapel, yang meliputi kegiatan kurikuler, kegiatan terstruktur dan tugas mandiri. Penambahan alokasi waktu pada mata pelajaran Bahasa Indonesia , Matematika, dan bahasa Inggris  masing-masing sebanyak 1 jam pelajaran, Sedangkan pelajaran IPA sebanyak 2 jam pelajaran karena dipandang perlu untuk mencapai visi, misi dan tujuan sekolah serta untuk memenuhi pencapaian standar kelulusan ujian nasional yang akan datang serta disesuaikan dengan kondisi real ketanagaan akademik yang ada dan input siswa dalam penguasaan Bahasa Indonesia.  Di samping itu penambahan 2 jam untuk Mulok yaitu Pendidikan Ketrampilan Dasar sebagai upaya membekali diri  siswa yang disesuaikan dengan konteks masyarakat di Tajinan ketika mereka terjun ke masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.PTD yang diberikan adalah pelajaran Tata boga.
Mata pelajaran seni budaya yang dilaksanakan adalah seni rupa, seni suara sesuai dengan potensi dan sarana dan prasarana yang tersedia.
Mata pelajaran ketrampilan / TIK difokuskan pada Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam rangka memenuhi life skill dan menyongsong era globalisasi.
b.      Muatan Lokal
Muatan Lokal yang dilaksanakan adalah :
·           Bahasa Jawa (daerah), karena Bahasa Jawa merupakan ciri khas daerah di samping juga merupakan bahasa ibu sebgaian besar masyarakat jawa dan menjaga kelestarian budaya jawa serta penanaman budi pekerti.
·           Pendidikan Teknologi Dasar, dalam rangka membekali ketrampilan serta teknologi kepada siswa yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelajaran Teknologi dasar ini yaitu pelajaran Tata Boga.
c.       Pengembangan diri
Kegiatan pembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat setiap peserta didik. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, tenaga kependidikan. Pengembangan diri yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tajinan Malang antara lain :
1.         Rutin / terstruktur
a.         Wajib Baca
b.         Layanan Bimbingan Konseling / BK
c.         Upacara Bendera
d.        Istighosah dan baca Al-qur’an
e.         Jumat Bersih dan sehat (kebersihan dan olahraga)
2.         Pilihan
a.       Pramuka
b.      Seni Tari
c.       Baca Tulis Alqur’an
d.      Seni Musik/Band Siswa
e.       Olimpiade MIPA
f.       Mading / Jurnalistik
g.      Melukis
h.      Sholawat/Tiba’
i.        Bola Voli
j.        Sepak bola/footsal
k.      Bola basket

B.  Muatan Kurikulum
1.         Mata Pelajaran
2.         Muatan Lokal
3.         Kegiatan Pengembangan Diri
4.         Pengaturan Beban Belajar
5.         Ketuntatasan Belajar
6.         Kenaikan Kelas dan Kelulusan


1.    Mata Pelajaran

a.   Pendidikan Agama
Meliputi     : Agama Islam, Kristen, Katolik,  mengingat kondisi sosial budaya
 masyarakat di lingkungan sekitar sekolah
Tujuan       :Memberikan wawasan  terhadap keberagaman agama di Indonesia.
Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa sesuai keyakinan  agamanya masing-masing dan toleransi dalam beragama.
b.      Kewarganegaraan dan Kepribadian
Tujuan       :Memberikan pemahaman terhadap siswa tentang kesadaran hidup  
berbangsa dan bernegara, menanamkan  rasa persatuan dan kesatuan serta jiwa nasionalisme .
c.       Bahasa Indonesia
Tujuan       :Membina ketrampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat
menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap IPTEK serta menanamkan  kebanggaan berbahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
d.      Bahasa Inggris
Tujuan       :Membina ketrampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan
tertulis untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era globalisasi.


e.       Matematika
Tujuan       :Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar matematika
                                    dalam rangka penguasaan IPTEK.
f.       Ilmu Pengetahuan Alam
Meliputi     :Fisika , Biologi dan Kimia dasar
Tujuan       :Memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK.

g.      Ilmu Pengetahuan Sosial
Meliputi     :Sejarah, Ekonomi ,Geografi, dan Sosiologi
Tujuan       :Memberikan pengetahuan sosiokultural masyarakat yang majemuk,
mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiliki ketrampilan hidup secara mandiri.
h.      Seni Budaya
Meliputi     :Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari dan Seni Teater.
Tujuan       :Mengembangkan apresiasi seni, daya kreasi dan kecintaan pada seni
 budaya nasional serta penanaman kepekaan jiwa dalam bermasyarakat
i.        Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Tujuan       :Menanamkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kebugaran dan
 ketrampilan dalam bidang olahraga, menanamkan rasa sportifitas,    
 tanggung jawab disiplin dan  percaya diri pada siswa.
j.        Ketrampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
Meliputi     : Teknologi Informasi dan Komunikasi dan ketrampilan Komputer
Tujuan       :Memberikan ketrampilan dibidang Teknologi Informatika dan
 ketrampilan operasional komputer  yang sesuai  dengan bakat dan  
minat siswa

  1. Muatan Lokal
SMP Negeeri 1 Tajinan menetapkan pelajaran mulok sebagai berikut:
a.       Bahasa Daerah (Jawa) sebagai upaya mempertahankan nilai-nilai budaya (jawa) masyarakat setempat dalam wujud komunikasi dan apresiasi sastra jawa.
b.      Pendidikan Teknologi Dasar  ( PTD ) yang terwadahi dalam mata pelajaran Tata Boga dan Tata Busana serta Ketrampilan Elektronika sebagai upaya menanamkan dasar-dasar teknologi,berpikir praktis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan pola kehidupan  masyarakat. Tiap-tiap Mulok beralokasi dua jam pelajaran.


3.   Kegiatan Pengembangan Diri
Berdasarkan kondisi objektif sekolah maka kegiatan pengembangan diri dipilih dan ditetapkan adalah :
a.       Rutin/terstruktur
1)      Wajib Baca
      Tujuan:
a)      menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca pada siswa
b)      meningkatkan penguasaan informasi  tentang ilmu pengetahuan, keagamaan, dan fiksi pada siswa

2)      Bimbingan Konseling
Melayani:
a)      masalah kesulitan belajar siswa
b)      pengembangan karir siswa
c)      pemilihan jenjang pendidikan yang lebih tinggi
d)     masalah dalam kehidupan sosial siswa
3)      Upacara Bendera
Tujuan:      Meningkatkan kedisiplinan dan rasa cinta tanah air pada diri     
                  siswa
4)      Istighosah dan baca Al Qur’an
Tujuan:      Meningkatkan kebiasaan siswa dalam mengaplikasikan dan menerapkan nilai-nilai ajaran agama yang diyakini menuju pembentukan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan secara utuh.
5)         Jumat Bersih
Tujuan:   Memberikan pembiasaan kepada siswa dan warga sekolah
               untuk memiliki budaya bersih lingkungan sehingga tercipta
               lingkungan sekolah yang bersih dan sehat serta rindang.
a.      Pilihan
1.      Kepramukaan
         Tujuan    :Sebagai wahana berlatih organisasi, melatih siswa agar trampil dan mandiri, melatih siswa untuk mempertahankan hidup  mengembangkan jiwa sosial dan peduli pada orang lain,                                    mengembangkan sikap kerjasama, melatih siswa untuk                                 menyelesaikan masalah dengan cepat
2.   Seni Tari
           Tujuan :Memberikan ketrampilan olah gerak tari dan keselarasan jiwa
 serta mampu meneruskan dan melestarikan budaya tradisional.
3.       Baca Tulis Al Qur’an
         Tujuan   :Mengembangkan kompetensi baca tulis Al Qur’an dalam
 rangka untuk peningkatan iman dan taqwa

4.   Seni Musik
             Tujuan     :Mengembangkan minat, bakat kreasi, apresiasi dan prestasi 
 siswa  dalam bidang seni musik dan suara yang terwadahi    
 dalam band siswa.
5.                      Kelompok Ilmiah Remaja/penelitian ilmiah remaja (KIR/PIR)
Tujuan            :Melatih siswa berpikir kritis/ilmiah, melatih siswa terampil
                                                 dalam menulis karya tulis ilmiah, mempersiapkan dan
 mengikutsertakan siswa dalam berbagai kegiatan lomba   iptek.
6.                      Seni dan Sastra Indonesia
Tujuan             :Memahami menghargai dan menikmati hasil sastra Indonesia  
 serta memanfaatkan karya sastra Indonesia untuk memperluas  
 wawasan ,memperhahalus budi pekerti ,menguatkan akar
 budaya bangsa.
7.                      Jurnalistik
            Tujuan             :1. Mengembangkan kebiasaan menulis
                                     2. Meningkatkan kemampuan mengembangkan ide/gagasan
                                         dalam bentuk tulisan melalui sarana majalah dinding dan  
                                         buletin sekolah;
 3. Menumbuhkembangkan minat dan bakat dalam bidang   
     kejurnalistikanLatihan Dasar Kepemimpinan Siswa
8.                      Melukis
     Tujuan              :  Memberikan ketrampilan siswa berbagai macam seni lukis
   mempersiapkan dan mengikutsertakan siswa dalam berbagai   
   kegiatan lomba
9.                      Sholawat/Tiba’
      Tujuan            : Memberikan ketrampilan mengunakan alat-alat dan gerakan
                          yang bernuansa islami serta untuk pemantapan iman dan  
                          taqwa  siswa 
10.                   Bola basket
 Tujuan:           1. Mengembangkan prestasi siswa dalam bidang bola basket.
                    2. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam
    permainan bola basket sebagai olahraga prestasi.
4. Meningkatkan kualitas kesehatan dan sportifitas siswa.


11.                  Sepak bola/footsal:
Tujuan:           
1.   Mengembangkan prestasi siswa dalam bidang sepak bola/footsal.
2.   Meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam permainan sepak bola/footsal sebagai olahraga prestasi.
3. Meningkatkan kualitas kesehatan dan sportifitas siswa.

12.                  Bola voly
Tujuan :           1. Mengembangkan prestasi siswa dalam bidang bola volly.
4.Meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam permainan bola volly sebagai olahraga prestasi.
5. Meningkatkan kualitas kesehatan dan sportifitas siswa.

      Mekanisme Pelaksanaan Pengembangan diri
1)       Kegiatan Pengembangan Diri diberikan pada hari/jam efektif dilaksanakan pada hari Senin khusus pada kegiatan BK dan Upacara bendera. Sedangkan kegiatan pengembangan diri yang lain diberikan pada hari Jumat secara serentak setelah diawali dengan kegiatan Jumat bersih (membersihkan  lingkungan sekolah, kelas dan penghijauan  bersama. Kegiatan pengembangan diri dibina oleh guru-guru yang memiliki kualifikasi yang baik berdasarkan surat keputusan Kepala Sekolah.
2)       Jadwal Kegiatan Pengembangan Diri
NO
NAMA KEGIATAN
HARI
WAKTU
1
Kegiatan pelayanan Konseling
Senin - Sabtu
07.00 - selesai
07.00 -7.40
07.00 -7.40
9.40 -10.40
9.40 -10.40
9.40 -10.40
9.40 -10.40
14.00 s/d 17. 00
*( sesuai kondisi dan kebutuhan kegiatan )

2
Kegiatan Jumat bersih
Jumat
3
Istighosah dan Baca Qur’an
Jumat
3
Kegiatan Olahraga
Jumat
3
Kegiatan kelompok ilmiah remaja
Sabtu
4
Kegiatan seni dan budaya
Sabtu
5
Kegiatan Jurnalistik
Jumat
6
Kegiatan palang merah remaja
Jumat
7
Kegiatan kepramukaan
Jumat
                      
3)            Alokasi Waktu
Untuk kelas 7 dan kelas 8 diberikan 2 jam pelajaran (ekivalen 2 x 40 menit)
Untuk kelas 9 diberi kegiatan bimbingan belajar secara intensif untuk persiapan menghadapi Unas setiap Jumat  jam ke-4—5.
                        Penilaian :   Kegiatan pengembangan diri dinilai dan dilaporkan secara   
                                             berkala kepada   sekolah dan orang tua dalam bentuk kualitatif :
Katagori
Keterangan
A
Sangat Baik
B
Baik
C
Cukup
D
Kurang

4. Pengaturan Beban Belajar
Kelas
Satu jam pembelajaran tatap muka/menit
Jumlah jam pembelajaran perminggu
Minggu efektif
Pertahun ajaran
Waktu pembelajaran /jam per tahun

VII

40

39

34 - 38

1224 - 1368

VIII

40

39

34 – 38

1224 – 1368

IX

40

39

34 - 36

1224 – 1296

Jumlah Jam Pelajaran Per Minggu
No
Hari
Jumlah Jam Pelajaran
Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.

6.
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
6
8
8
8
5
+ Upacara = 7 jam



Jumat bersih dan Pengembangan diri
Subjumlah
35

Sabtu
6


Jumlah
41


5. Ketuntasan Belajar
Ketuntasan Belajar didasarkan pada beberapa pertimbangan, diantaranya input peserta didik, tingkat esensial dari masing-masing KD/Mata Pelajaran, kemampuan daya dukung dan kompleksitas tiap-tiap mata pelajaran. Berdasarkan pertimbangan tersebut ditentukan ketuntasan belajar antara 65 % s/d 75 %.
Peserta didik yang belum dapat mencapai ketuntasan belajar 75% harus mengikuti program perbaikan (remedial) sampai mencapai ketuntasan belajar yang dipersyaratkan. Yang telah mencapai ketuntasan belajar 75% sampai 90% dapat mengikuti program pengayaan (Enrichment), sedangkan yang mencapai ketuntasan belajar lebih dari 90% mengikuti program percepatan (accelerated) jika memungkinkan. Adapun harapan satuan Pendidikan SMP Negeri 1 Tajinan sebagai berikut :
Tabel Standart Ketuntasan Belajar Minimal (KKM)
No.

Mata Pelajaran

SKBM

Ket.

VII

VIII

IX

 

A.
Mata Pelajaran




1.
Pendidikan Agama
70
70
70

2.
Pendidikan Kewarganegaraan
70
70
70

3.
Bahasa Indonesia
70
70
70

4.
Bahasa Inggris
62
62
60

5.
Matematika
60
64
60

6.
Ilmu Pengetahuan Alam
65
65
65

7.
Ilmu Pengetahuan Sosial
65
60
60

8.
Seni Budaya
65
67
66

9.
Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
73
75
75

10.
Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
65
65
66

B.
Muatan Lokal 




1.
Bahasa Jawa
65
70
65

2.
Pendidikan Teknologi  Dasar (Tata Boga)
70
70
70

C.
Pengembangan Diri 
Baik
Baik
Baik


6.             Penilaian Hasil Belajar
            Sistem penilaian yang dilakasanakan di SMPN 1 Tajinan  meliputi penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses diperoleh dari hasil penilaian setiap Kompetensi Dasar dari SK dengan teknik dan bentuk tes sesuai karakteristik pelajaran dan sifat KD dan SK setiap akhir PBM. Penilaian hasil meliputi penilaian ulangan harian (UH) (gabungan dari beberapa KD), penilaian tengah semester (UTS) dan penilaian akhir semester (UAS).
Ulangan Harian (UH)  dilaksanakan dengan ketentuan minimal 3 kali dalam satu semester terkait.

7.             Kriteria Kenaikan Kelas
  1. Kenaikan kelas dilaksanakan satuan  pendidikan  pada setiap akhir tahun.
  2. Peserta didik dinyatakan  naik kelas, apabila yang bersangkutan telah mencapai kriteria ketuntasan mininal.
  3. Kriteria kenaikan siswa mempergunakan  2 (dua) aspek yaitu aspek akademis dan  aspek non akademis
  4. Siswa yang tidak naik kelas dua kali secara berturut-turut dalam satu jenjang kelas maka dinaikan kelas tetapi yang bersangkutan harus pindah sekolah.
7.1  Aspek Akademis meliputi :
a.         Memiliki nilai seluruh mata pelajaran sampai dengan semester II   (dua)
b.         Boleh ada empat  mata pelajaran tidak tuntas dan nilai yang tidak tuntas 
Di bawah  KKM per mata pelajaran
c.         Siswa yang tidak naik kelas diharuskan mengulang semua mata
pelajaran, sk, KD, dan indicator yang telah tuntas pada tahun ajaran
sebelumnya.
d.        Batas ketuntasan ditetapkan secara bersama oleh Warga Sekolah  dan   penetapannya dilakukan  sebelum proses pembelajaran berlangsung.
e.         Siswa tidak naik kelas (1) jika  memperoleh nilai kurang pada kelompok mata pelajaran aklak mulia , (2) tidak menuntaskan 50% atau lebih KD dan SK lebih dari 4 mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran sampai batas akhir tahun, (3) karena alas an yang kuat, missal gangguan fisik, emosi atau mental sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan.

7.2  Aspek Non Akademis meliputi :
      a. Kelakuan, Kerajinan, dan Kerapian  minimal baik ( B )
b. Ketidak hadiran tanpa izin (alpa) maksimal 12 hari dan ijin   maksimal 24 hari dalam  setahun
8.       Pengolahan nilai rapor (NR)
1.       Pengolahan nilai akhir semeeter dilakukan dengan rumus sebagai berikut:
NR = (2 X RUH + 1X UTS + 1 X UAS)/ 4

Keterangan:
NR           = Nilai Rapor
RUH        = rata-rata ulangan harian dalam semester terkait.
UTS         = nilai ulangan tengah semeseter
UAS         = nilai ualngan akhir semester terkait
2.       Jika semester  1 dan 2 nilai suatu mata pelajaran  tuntas,mata pelajaran tersebut dinyatakan tuntas.
3.       Jika semester 1 dan 2 nilai suatu pelajaran tidak tuntas, mata pelajaran itu dinyatakan tidak tuntas.
4.       Jika salah satu dari semester 1  atau 2 nilai suatu mata pelajaran tidak tuntas, harus dilakukan penghitungan pada mata pelajaran tersebut sebagai berikut.
b.      Hitunglah nilai rata-rata semester 1 dan 2 mata pelajaran tersebut.
c.       Hitunglah rata-rata KKM semester  1 dan 2 mata pelajaran tersebut.

Semester
Rata-rata KKM *
Rata-rata Nilai **
1
70
75
2
70
65
Rata-rata
70
70
Ket:
*)   Rata-rata KKM adalah rerata KKM semua aspek dalam satu mata pelajaran
**) Rata-rata nilai adalah rerata nilai semua aspek dalam  satu mata pelajaran.

      Kesimpulan untuk mata pelajaran tsb. Tuntas


7.  Kriteria  Kelulusan

Berdasarkan PP 19/ 2005 pasal 72 ayat 1 Peserta didik dinyatakan lulus apabila : 
a.       Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
b.      Memperoleh nilai minimal 75 pada penilaian akhir untuk seluruh kelompok mata pelajaran :
1)      Agama dan Akhlak mulia
2)      Kewarganegaraan dan Kepribadian
3)      Estetika
4)      Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
c.       Lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
d.      Lulus Ujian Nasional
e.       Berperilaku baik

 8.  Program Unggulan
                  SMP Negeri 1 Tajinan sebagai Sekolah rintisan  juga mempunyai program unggulan sebagai berikut:
1.     Penerapan Kurikulum BNSP / 2006 untuk kelas 7 :
Melengkapi dokumen kurikulum BNSP/2006 kelas 7-9 semua mata pelajaran dalam bentuk merevisi dokumen kurikulum 2004

2.  Kunjungan rumah oleh Guru Wali
Guru wali mengadakan kunjungan ke siswa binaannya untuk mengetahui secara  langsung latar belakang-latar belakang siswa

3.     Program komunikasi  dua arah
Pelaksanaan komunikasi dua arah antara guru wali – orang tua  siswa
melalui Buku Penghubung / Komunikasi

4.        Monitoring Ibadah harian siswa melalui Buku Monitoring
Guru Wali dan guru Pendidikan Agama Islam membekali siswa dengan buku saku kegiatan beribadah lima waktu dan sholat Jumat yang diketahui oleh orang tua dan imam khotib masjid tempat sholat Jumat.       
5        Students’ Empowerment Programs (Sekolah mendatangkan nara sumber: praktisi, dll) Students’ empowerment Programs dilaksanakan di sekolah pada hari tertentu.

7.        Warung Sekolah dan Koperasi Sekolah
8.        Perpustakaan Sekolah
9.        Pelayanan Cek Kesehatan  Siswa
10.    Pelayanan Konseling dan Bimbingan Karier secara berkala
11.    Terciptanya Sekolah Hijau dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman
12.    Kotak Saran SMPN 1 TAJINAN sebagai prosedur kritik, saran dan pengaduan
13.    Buletin-Majalah Pendidikan Berkala SMPN 1 TAJINAN sebagai jalur komunikasi sekolah – siswa - wali murid.
14.    Pembentukan Komite Sekolah  untuk menggalang partisipasi masyarakat



























BAB III
KALENDER PENDIDIKAN

      Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.
       Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada SMP Negeri 1 TAJINAN. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada SMP Negeri 1 TAJINAN
       Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.
      Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran pada SMP Negeri 1 TAJINAN. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.

PENGHITUNGAN HARI EFEKTIF SEKOLAH
SEMESTER  1 DAN 2
SMP NEGERI 1 TAJINAN 
TAHUN PELAJARAN 2010/2011










SEMESTER BULAN HES HEF LU LHB LS LPP LHR JML
  JULI 2010 18 - 3 - - - - 3
  AGUSTUS 2010 7 15 4 1 - 3 - 8
  SEPTEMBER 2010 10 4 5 2 - - 10 17
I OKTOBER 2010 26 - 4   - - - 4
  NOVEMBER 2010 25 - 4 1 - - - 5
  DESEMBER 2010 20 - 4 2 5 - - 11

                 
  JML  SMT I 106 19 24 6 5 3 10 48

 







  BULAN HES HEF LU LHB LS LPP LHR JML
  JANUARI 2011 25 - 5 1 1 - - 7
  FEBRUARI 2011 22 - 4 2 - - - 6
  MARET 2011 26 0 4 1 -   - 5
  APRIL 2011 25 0 4 1 - -   5
II MEI 2011 25 - 5 1 - - - 6
  JUNI 2011 10 - 3   16 - - 19
  JULI 2011 0 - 2 0 8 - - 10
                   
                   
  JML  SMT II 133 0 27 6 25 0 0 58
  JUMLAH SELURUHNYA 239 19 51 12 30 3 10 106











K A L E N D E R   P E N D I D I K A N
SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011
SMP NEGERI 1 TAJINAN
Jl. Raya Gunungsari No.21 Telp ( 0341) 752507 Malang

No.
Bulan
Minggu
H a r i
Rencana
Uraian Kegiatan
JML PEKAN
Ket
M
S
S
R
K
J
S

JANUARI '11
I






1

Libur tahun baru Masehi

1. Tahunbaru Masehi

II
2
3
4
5
6
7
8
3
Hari Pertama semester 2


III
9
10
11
12
13
14
15




IV
16
17
18
19
20
21
22




V
23
24
25
26
27
28
29





30
31









1
FEB. '11
I


1
2
3
4
5
1

4
3. Hr.ry imlek
II
6
7
8
9
10
11
12
7-10
Try Out I UN MKKS

III
13
14
15
16
17
18
19
14-19
Pengolahan data Pengawas UN

IV
20
21
22
23
24
25
26


15. Maulid Nabi M.
V
27
28








2
MARET '11
I


1
2
3
4
5


5
5. Hr.ry Nyepi
II
6
7
8
9
10
11
12
7-12
Pekan Ulangan Harian

III
13
14
15
16
17
18
19
14--19
Ujian Praktik kls IX

IV
20
21
22
23
24
25
26
21-24
Try Out Unas II MKKS/ul.tngh semt.

V
27
28
29
30
31



UAS kelas IX

3
APRIL '11
I





1
2


4

II
3
4
5
6
7
8
9
4-9
Pengisian DKN  US/Praktik

III
10
11
12
13
14
15
16
16
Pemantapan Pengwas UN

IV
17
18
19
20
21
22
23

Pengambilan soal UN ke Polres
22. wafat Isa Al Masih
V
24
25
26
27
28
29
30
25-28
UNAS KLS 9

4
MEI '10
I









4

II
1
2
3
4
5
6
7
2-7
Penyusunan soal US 2

III
8
9
10
11
12
13
14



IV
15
16
17
18
19
20
21
17-22
Penggandaan soal UUS 2
17. hr.ry Waisak
V
22
23
24
25
26
27
28
23-28
Ul. Kenaikan kelas


29
30
31





Pekan remidi


5
JUNI '11
I



1
2
3
4
1-7
Pengumuman kelulusan
4

II
5
6
7
8
9
10
11
11
Pembagian rapor Kenaikan Kls

III
12
13
14
15
16
17
18
13-9
Libur semester 2

IV
19
20
21
22
23
24
25


9.Isa Al Masih
V
26
27
28
29
30





6
JULI '11
I





1
2


0

II
3
4
5
6
7
8
9
4-9
PSB 2011/2012

III
10
11
12
13
14
15
16
11-16
Pengumuman PSB dan MOS

IV
17
18
19
20
21
22
23
18
PBM awal semester 1

V
24/31
25
26
27
28
29
30



Jumlah Hari Efektif Sekolah
126 Hari
Jumlah Pekan
21





BAB IV
PENUTUP


Berkat kerja keras dan kerja sama antarelemen di sekolah, akhirnya KTSP ini telah disusun menjadi kurukulum SMP Negeri 1 Tajinan.  Dengan tidak terus berhenti berinovasi mudah-mudahan kurikulum ini sesuai dengan Visi dan Misi serta Tujuan sekolah.
Untuk menghasilkan KTSP yang baik dan sempurna tentunya dituntut kemampuan yang handal dari semua warga sekolah. Tidak menutup kemungkinan adanya perubahan setiap tahun guna penyerpunaan dalam mencapai hasil yang maksimal.
Dengan KTSP ini harapan kita agar SMP Negeri 1 Tajinan selalu ada peningkatan mutu pendidikan dan prestasi dari tahun ke tahun berikutnya.